Cara Budidaya Kangkung Hidroponik

Cara Budidaya Kangkung Hidroponik

Cara Budidaya Kangkung Hidroponik – Bagi masyarakat Indonesia, kangkung menjadi salah satu jenis sayuran yang memiliki rasa sangat akrab di lidah karena sering kali dijadikan pelengkap lauk dalam hidangan sehari-hari. Selain rasanya yang cukup nikmat, harga jual yang sangat murah menjadikan kangkung sebagai salah satu jenis sayuran yang sering dijadikan pilihan.

Tanam tropis semi-akuatik yang memiliki nama latin Ipomoea aquatica ini tergolong kedalam jenis sayuran yang cukup mudah dibudidayakan. Banyak cara membudidayaan yang dapat kamu jadikan pilihan jika ingin membudidayakan kangkung. Salah satu cara pembudidayakan yang dapat kamu gunakan adalah metode pembudidayaan dengan menggunakan sistem hidroponik.

Hidroponik adalah sebuah  sistem budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media penanamannya, melainkan menggunakan air. Dalam sistem hidropik, kemampuan untuk mencukupi unsur hara tanaman budidaya menjadi hal terpenting yang perlu diperhatikan. Melakukan pembudidayaan menggunakan sistem hidroponik menjadi solusi yang tepat bagi kamu yang memiliki masalah pada ketersediaan lahan.

Bagi kamu yang merasa tertarik dan ingin melakukan pembudidayaan kangkung dengan menggunakan sistem hidroponik, artikel kali akan membahas semua hal secara lengkap mengenai cara budidaya kangkung hidroponik.

Manfaat Kangkung Bagi Kesehatan

Sebelum membahas secara detail tentang bagaimana cara budidaya kangkung dengan menggunakan sistem hidroponik, alangkah baiknya kamu juga mengetahui segudang manfaat yang terkandung dalam sayuran kangkung bagi kesehatan tubuh.

Bukan hanya rasanya yang enak dan gurih, kangkung ternyata juga merupakan sayuran yang kaya akan serat, vitamin, mineral, protein, dan kalsium yang baik untuk kesehatan tubuh. Karena banyaknya kandungan zat yang baik di dalam kangkung, berikut ini adalah beberapa manfaat kangkung bagi kesehatan, yang mungkin tidak banyak orang yang tahu:

  • Dapat membantu mengurangi kolesterol dalam tubuh secara alami
  • Dapat dijadikan obat untuk mengobati penyakit kuning dan hati
  • Mampu membantu mengobati penyakit anemia
  • Membantu dalam melancarkan pencernaan
  • Mampu mengurangi resiko terjangkit penyakit stroke dan jantung
  • Membantu mencegah timbulnya kanker
  • Menjaga kesehatan mata
  • Menjadi nutrisi yang baik bagi rambut

Itulah sederet manfaat yang terkandung dalam sayuran kangkung. Meskipun menjadi salah satu sayuran yang memiliki harga jual yang murah, namun kandung dan manfaat yang dimiliki sayuran ini ternyata tidak murahan.

Cara Budidaya Kangkung Hidroponik

Berikut ini adalah bagaimana cara prosedur budidaya kangkung dengan menggunakan sistem hidroponik yang dapat kamu praktikkan :

1.Menyiapkan media budidaya

Seperti halnya ketika kamu ingin melakukan pembudidayaan sayuran ataupun tanaman dengan jenis lain, media pembudidayaan menjadi hal pertama yang harus kamu siapkan. Namun karena kamu akan menggunakan sistem hidroponik, media pembudidayaan yang kamu siapkan bukanlah tanah, melainkan beberapa perlengkapan alat dan bahan sebagai berikut ini:

  •  Bahan

Berikut ini adalah bahan-bahan yang wajib kamu siapkan jika ingin melakukan pembudidayaan kangkung dengan menggunakan sistem hidroponik :

  1. Benih kangkung
  2. Pupuk hidroponik atau pupuk organik cair buatan sendiri
  3. Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) semisal atonik
  4. Air
  • Perlengkapan alat

Sedangkan untuk perlengkapan alat yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini:

  1. Saringan
  2. Baskom
  3. Besek
  4. Kain

2.Melakukan pemilihan bibit

Agar dapat memperoleh tanaman kangkung yang dapat tumbuh dengan subur, melakukan pemilihan benih yang berkualitas perlu untuk kamu lakukan. Agar dapat memperoleh benih kangkung yang berkualitas baik, lakukan beberapa tindakan berikut ini terhadap benih kangkung yang kamu miliki :

  1. Sediakan air dalam baskom
  2. Masukan semua benih yang kamu miliki kedalam baskom yang berisi air tersebut
  3. Biarkan benih kangkung tersebut terendam hingga 24 jam
  4. Setelah 24 jam, lakukan pensortiran dengan membuang benih yang kangkung yang mengapung dan simpan untuk ditaman benih yang tenggelam.

3.Penyemaian benih

Setelah benih kangkung yang memiliki kualitas baik telah berhasil kamu dapatkan, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan dalam melakukan pembudidayaan kangkung hidroponik adalah melakukan penyemaian benih. Berikut ini adalah prosedur penyemaian benih kangkung yang cukup efektif untuk dilakukan:

  1. Ambil kain yang kira-kira kuat menahan air.
  2. Bungkuslah benih yang telah direndam menggunakan kain.
  3. Siram kain dengan air hangat secukupnya.
  4. Letakan benih yang terbungkus kain ke dalam wadah besek.

Hal lain yang perlu kamu perhatikan ketika melakukan penyemaian benih adalah menjaga kondisi kain agar tetap basah. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelembaban benih yang berada di dalam kain, sehingga dapat membantu proses tumbuhnya kecambah.

Baca Juga : Cara Budidaya Cabai Di Polybag

4.Pemberian pupuk dan pemindahan wadah

Setelah proses penyemain benih telah selesai dilakukan, pemupukan menjadi langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan. Jenis pupuk yang digunakan dapat kamu pilih secara mandiri, namun yang terpenting dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman kangkung.

Berikut ini adalah contoh pengaplikasian pemberian pupuk dengan menggunakan pupuk jenis AB Mix :

  1. Siapkan baskom berisi satu liter air.
  2. Campur air dalam baskom tersebut dengan 5 ml pupuk A dan 5 ml pupuk B.
  3. Aduk campuran air dan pupuk tersebut.
  4. Pindahkan besek yang berisikan bibit kangkung yang disemaikan menuju baskon yang berisi adukan pupuk.
  5. Letakan wadah baskom yang sudah berisikan bibit di bawah paparan sinar matahari

5.Perawatan dan masa panen

Melakukan perawatan kangkung bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Kamu hanya perlu berkonsentrasi pada pemberian larutan pupuk yang akan mengalami penambahan sebanyak  5 ml menjadi 9 ml per satu liter air, di dua minggu pertama sejak penanaman. Jika dirasa pupuk yang kamu berikan tercium bau yang tidak sedap, segera lakukan penggantian.

Masa panen kangkung hidroponik dapat kamu lakukan ketika kangkung telah berusia 4 hingga 6 bulan semenjak penanaman.

Sekian informasi mengenai bagaimana cara budidaya kangkung hidroponik. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagimu dan terimakasih telah membaca…

Baca Juga:  Cara Budidaya Tanamam Hias Anthurium

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *